Pembukaan Kerjasama Pusat Sumber Daya Ekonomi Dan Industri-Akademi Di Indonesia

Pembukaan Kerjasama Pusat Sumber Daya Ekonomi Dan Industri-Akademi Di Indonesia

Jakarta, Induk KUD – Pendirian Kantor Perwakilan Induk KUD yang pertama di luar negeri, di Taipei, Taiwan yang digagas Pengurus Induk KUD merupakan salah satu strategi jitu memperkenalkan Induk KUD dengan komunitas bisnis dunia khususnya dari Asia Timur seperti Taiwan, China, Jepang dan Korea. Berkat kerja keras dan usaha yang gigih dari Pengurus Induk KUD bersama Sekretaris Jendral Perwakilan Luar Negeri Induk KUD (Induk KUD Overseas Representative Office) Mr. David Wu Jui Lang, telah menghasilkan berbagai kerjasama dengan mitra luar negeri yang saat ini sedang dalam tahap implementasi dengan Induk KUD.

Salah satu kerjasama yang telah berjalan cukup lama adalah dengan Chung Yuan Christian University (CYCU), Taiwan, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Taiwan yang menduduki peringkat 801 perguruan tinggi terkemuka di dunia, dalam kerjasama peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pengiriman mahasiswa Indonesia melalui Program Beasiswa untuk Program Master dan Doktor di CYCU, Taiwan serta kerjasama inovasi dan inkubasi bisnis.

Kebijakan Baru Ke Arah Selatan Taiwan, sebagai bagian dari inisiatif Presiden Taiwan Tsai Ing-wen diperkenalkan pada September 2016. Kebijakan ini bertujuan untuk mempromosikan kerjasama ekonomi dan perdagangan, mendorong pertukaran sumber daya, fokus pada budidaya kreatif dan memperdalam hubungan dengan mitra regional melalui kolaborasi yang saling menguntungkan. Indonesia berada di daftar teratas negara prioritas dalam Kebijakan Baru Ke Arah Selatan Taiwan. Untuk itu Chung Yuan Christian University (CYCU) telah meletakkan dasar untuk membangun Kerjasama Pusat Sumber Daya Ekonomi dan Industri-Akademi (Resource Center for Indonesian Economic and Industry-Academy Cooperation) di Indonesia.

Kerjasama ini bertujuan memperkenalkan sebuah platform kerjasama jangka panjang untuk mempromosikan pertukaran multikultural dengan Indonesia dan memberikan layanan kerjasama komersial, budaya dan industri-akademi antara kedua negara. Untuk mencapai tujuan tersebut, CYCU telah mengambil inisiatif mengajak Taiwan National Central University, National Taipei University of Technology dan Yuan Ze University untuk mengelola sebuah aliansi kerjasama yang akan bertanggung jawab untuk mengoperasikan pusat kerjasama tersebut. Pusat kerjasama ini disponsori oleh Kementerian Pendidikan Taiwan, berkedudukan di Jakarta, Indonesia.

Secara garis besar kerjasama ini akan dapat memberikan bantuan dengan segera untuk industri, akademi, laboratorium riset dan pengembangan serta organisasi-organisasi kreatif di kedua negara. Juga dapat melayani tuntutan perusahaan lokal Taiwan dan mendorong fakultas dan mahasiswa Universitas Taiwan serta anggota perusahaan mengambil bagian dalam proyek-proyek industri-akademi untuk melakukan kunjungan ke Indonesia dengan mengambil bagian dalam pertukaran akademi, inisiatif industri-akademi, magang luar negeri, pertukaran pengusaha muda, kesempatan persaingan usaha dan proyek-proyek kolaborasi ekonomi, perdagangan dan budaya.

Acara pembukaan sebagai tanda mulai beroperasinya Kerjasama Pusat Sumber Daya Ekonomi dan Industri-Akademi di Indonesia diselenggarakan pada hari Rabu pagi, 25 Oktober 2017 di Grha Induk KUD lantai 3. Presiden CYCU, Prof. Samuel K.C. Chang secara khusus datang ke Jakarta untuk memimpin delegasi CYCU menghadiri upacara pembukaan tersebut. Mr. David Wu Jui-Lang yang merupakan alumnus CYCU dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kantor Perwakilan Induk KUD di Luar Negeri telah ditunjuk dan bertanggung jawab sebagai Chief Executive Officer (CEO) Kerjasama Pusat Sumber Daya Ekonomi dan Industri-Akademi di Indonesia. Selain itu, hadir juga Wakil Kantor Perdagangan dan Ekonomi Taipei di Jakarta, Mr. John Chen, Rektor Institut Koperasi Indonesia (IKOPN) Burhanuddin Abdullah, Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Bidang Sarana dan Bisnis, Dr. Ir. H. Arif Imam Suroso, Msc, Chairman PT. Tecking Enterproses Indonesia, Mr. Kor Hin Lung, anggota Kamar Dagang Taiwan, Asosiasi Bisnis Cina dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Induk KUD Herman Y.L. Wutun menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran khusus Presiden CYCU, Prof. Samuel K.C. Chang dari Taiwan, Wakil Kantor Perdagangan dan Ekonomi Taipei di Jakarta, Mr. John Chen, Rektor Institut Koperasi Indonesia (IKOPN) Burhanuddin Abdullah, Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Bidang Sarana dan Bisnis, Dr. Ir. H. Arif Imam Suroso, Msc dan Chairman PT. Tecking Enterproses Indonesia, Mr. Kor Hin Lung dan tamu udangan lainnya. Kemudian secara singkat Herman Wutun memperkenalkan Induk KUD dan menyampaikan bahwa kerjasama Induk KUD dengan Chung Yuan Christian University (CYCU) telah belangsung selama lebih-kurang 10 tahun. “Dengan CYCU kami cukup lama bekerjasama, ikatan kerjasama ini membuat Prof Chang dan Prof Tsair sudah seperti saudara sendiri bagi Induk KUD”, jelasnya.

Selanjutnya Herman Wutun menjelaskan bahwa pihak CYCU menginginkan adanya pertukaran pelajar untuk perikanan tangkap dari Indonesia ke Taiwan pada bulan Desember 2017 ini. “Teknologi perikanan tangkap Taiwan sudah sangat maju, ini kesempatan bagi kita untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi di bidang teknologi perikanan tangkap”, ujarnya. “Saat ini, Induk KUD sedang fokus dalam pengembangan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Mini di Jambi dan Induk KUD berharap akan ada kerjasama dengan semua yang hadir disini, khususnya dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam bidang pertanian”, tutup Herman Wutun.

Dalam sambutan balasannya, Presiden CYCU Prof. Samuel K.C. Chang menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Induk KUD. Prof. Samuel Chang juga menyampaikan, walaupun CYCU telah hampir 10 tahun bekerjasama dengan Induk KUD, namun ini adalah kunjungannya pertama kali ke Indonesia. “Dahulu Chung Yuan Christian University kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Taiwan”. “Dengan kerjasama internasional yang luas dengan berbagai pihak diluar Taiwan, khususnya dengan Induk KUD dan telah membuahkan hasil yang menggembirakan, saat ini Pemerintah Taiwan memberikan sambutan yang baik dan penuh perhatian kepada CYCU”, jelasnya. Diujung sambutannya, Prof. Samuel Chang berharap kerjasama dengan Induk KUD ini terus berjalan sepanjang waktu. “Tentunya sebagai perguruan tinggi, CYCU harus dapat bekerjasama lebih luas dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperoleh manfaat yang lebih banyak dan saling menguntungkan”, tutupnya.

Pembukaan Kerjasama Pusat Sumber Daya Ekonomi dan Industri-Akademi di Indonesia ditandai dengan pembukaan selubung papan nama di Graha Induk KUD lantai 7 oleh Prof. Samuel K.C. Chang bersama-sama dengan Herman Wutun dan Mr. John Chen yang kemudian dilanjutkan foto bersama, ramah tamah dan makan siang.

Dalam kesempatan terpisah setelah acara pembukaan, Direktur Utama Induk KUD, Portasius Nggedi menjelaskan bahwa kemitraan dengan pihak luar negeri dalam program kerja Induk KUD tidak terbatas dalam bidang usaha saja. “Kami juga bekerjasama dalam bidang pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya kader koperasi dalam menghadapi globalisasi”, ujarnya. “Untuk pendidikan dan pelatihan, selain dengan pihak CYCU, Induk KUD juga bekerjasama dengan Freshwater Fisheries Research Center Of Chinese Academy of Fishery Sciences, Wuxi China, dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan budidaya perikanan di Wuxi, China”, tambahnya. “Kerjasama dengan mitra usaha ini saling melengkapi satu sama lainnya, butuh kerja keras dan waktu yang cukup panjang untuk melihat hasil program kerja Induk KUD yang berkesinambungan dan berkelanjutan ini”, pungkas Portasius Nggedi. (TAB)

Share

admin